Bagaimana Hukum Jika Meninggalkan Shalat Jum'at


Bagaimana Hukum Jika Meninggalkan Shalat Jum'at ~ Shalat jum’at merupakan sebuah kewajiban untuk umat muslim laki-laki yang sudah baligh dan berakal.

Bahkan Rasulullah SAW sampai memberikan ancaman kepada seorang muslim yang tidak menjalankan kewajiban shalat jum’at dapat di sebut kafir.

Baca Juga : Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Hukum Meninggalkan Shalat Jum’at

Sudah jelas hukum meninggalkan shalat jum’at adalah haram dan dapat di kategorikan sebgai orang kafir. shalat jum’at merupakan kewajiban khusus laki-laki yang sama dengan shalat 5 waktu lainnya.

Hukum Islam yang Terkait untuk Meninggalkan Shalat Jum’at untuk Kaum Laki-Laki.

Dalam Al-Qur’an Surah Al-Jumu’ah ayat 9 sudah di jelaskan secara jelas mengenai shalat jum’at.

Hai Orang-orang yang beriman, apabila kalian di seru untuk menunaikan shalat jum’at, maka bersegeralah untuk mengigat Allah dan tinggalkan lah jual beli. (QS. Al-Jumu’ah 9).

Penjelasan ayat Al-Qur’an di atas diperkuat pada hadist yang di riwayatkan oleh Thariq bin Syhab berdasarkan dengan sabda Rasulullah SAW.

Shalat Jum’at merupakan sebuah kewajiban untuk umat muslim yang di jalankan secara berjama’ah, kecuali atas empat orang yaitu : budak, anak kecil, orang sakit, dan wanita. (HR, Abu Daud).

Lalu adakah kekhususan orang tertentu untuk tidak melaksanakan shalat Jum’at ? jawabannya ada.

Dalam hadist ibnu daud yang sudah saya terangkan di atas disebutkan bahwa terdapat empat golongan.

Yang dapat di perbolehkan untuk tidak melaksanakan shalat Jum’at yaitu, budak hamba sahaya, anak kecil, orang sakit, dan wanita.

Akan tetapi Syeikh Muhammad bin Ahmad al-Syathiri pada kitab karangannya yang berjudul Syarh al-Yaqut al-Nafis menyebutkan ada tujuh golongan yang tidak di wajibkan untuk melaksanakn shalat Jum’at

Tetapi di sini saya hanya menuliskan tiga golongan saja karena empat golongan lainnya sudah di tuliskan di atas.

1.Orang non- Muslim


Sudah jelas sekali orang non-muslim tidak di wajibkan untuk menjalankan shalat jum’at karena mereka sudah memiliki kepercayaan nya masing-masing.

2.Orang yang tidak berakal


Orang yang tidak berakal dapat di kategorikan seperti orang gila, orang mabuk, atau orang yang kesdarannya menghilang sehingga tidak di wajibkan baginya untuk menjalankan shalat Jum’at.


3.Mushafir


Tidak semua mushafir di perbolehkan untuk meninggalkan shlat Jum’at, akan tetapi jika jarak yang di tempuh sangatlah jauh maka di perbolehkan untuk meninggalkan shalat Jum’at.

Namun pada zaman sekarang sepertinya lebih baik menjalankan shalat Jum’at berhentilah sejenak di masjid yang terdekat lalu lanjutkan perjalanan selepas Jum’atan.

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Hukum Jika Meninggalkan Shalat Jum'at"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel