Breaking News

Kenali Sakit Kepala Akibat Varian Omicron

Sanjau.com- Halo sobat sehat sanjau, kali ini informasi seputar Covid-19 varian omicron yang sedang mewabah. Seperti diketahui varian omicron saat ini sedang menjangkit di dunia termasuk Indonesia. Tahukah anda, bagaimana mengindentifikasi gejala omicron. Simak ulasannya dibawah ini.

Omicron (B.1.1.529) adalah salah satu varian/turunan jenis baru dari virus COVID-19 yang dilaporkan pertama kali di Afrika Selatan. Dinformasikan bahwa virus ini memiliki sifat yang lebih menular dan mempengaruhi kekebalan tubuh.

Varian Omicron kini telah mendominasi di banyak negara di dunia. Varian ini juga menjadi salah satu biang kerok naiknya kasus COVID-19 di Indonesia yang sebelumnya sempat melandai hingga akhir tahun 2021.

Berdasarkan hasil penelusuran, virus covid19 varian omicron tetap berbahaya walaupun dengan gejala lebih ringan dibandingkan dengan varian pendahulunya.

Berbeda dengan varian Delta, gejala dari Omicron ini tergolong cukup ringan. Jika terinfeksi, gejala yang muncul kebanyakan mirip seperti pilek, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, nyeri dada, kelelahan, dan sakit kepala.

Lalu bagaimana cara membedakan sakit kepala biasa dengan gejala Omicron?

  1. Sakit Kepala Sangat Menyakitkan
    • Intensitas sakit kepala tergantung pada pemicunya. Jika sakit yang muncul tergolong ringan, biasanya disebabkan tekanan kerja dan bisa parah karena migrain. Jika dalam kasus gejala varian Omicron, sakit kepala yang muncul sebagian terasa sedang hingga parah. Rasanya seperti berdenyut, tertekan, atau menusuk yang jarang terjadi pada sakit kepala biasa. Selain itu, sakit kepala yang disebakan Omicron bisa berlangsung selama tiga hari meskipun sudah minum obat.
  2. Terjadi Dikedua Sisi Kepala
    • Sakit kepala biasa akan terjadi di salah satu sisi kepala saja biasanya. Misalnya di sisi bagian kiri, kanan, atau pada bagian tengah. Namun berbeda dengan sakit kepala yang diakibatkan gejala Omicron, sakit kepala bisa dirasakan di kedua sisi kepala. Bahkan seluruhkepala mungkin akan terasa tegang dan sakit.
  3. Disertai Dengan Peradangan
    • Menurut para ahli, sakit kepala pada kasus Omicron ini bisa menjadi reaksi dari peradangan tubuh saat melawan virus. Saat virus berkembang biak di sistem pernapasan, virus juga akan mempengaruhi sinus yang menyebabkan peradangan. Hal yang sama juga bisa terjadi pada infeksi varian Omicron. Jadi, sakit kepala biasanya terjadi disertai dengan peradangan pada sinus.

Selain sakit kepala, gejala lain yang muncul akibat terinveksi Omicron diantaranya flu atau filek, bersin, sakit tenggorokan, kehilangan pemciuman, batuk terus menerus, kelelahan dan tenggorokan gatal dikutip dari Covid.joinzoe.com.

Cegah penularan Omicron dengan selalu menerapakn prokes, hindari berpergian dan menjaga pola makan serda hidup sehat dengan berolahraga secara rutin.

Baca Juga :

Cara Membuat Tape Singkong

Spesifikasi Oppo Find X3pro

Gallery for Kenali Sakit Kepala Akibat Varian Omicron

Check Also

Soal matematika – Koordinat bayangan titik P (3, -8) oleh dilatasi dengan pusat O (0, 0) dan faktor skala -2, yang kemudian dilanjutkan dengan translasi ialah ….

Kumpulan berbagai soal serta jawaban dan pembahasan nya, soal meliputi, sejarah, dan berbagai macam pelajaran …